Manfaat minum Kopi tanpa gula


Para ahli menyarankan, kopi sebaiknya dikonsumsi *tanpa gula*dua kali sehari. *Satu cangkir di pagi hari setelah sarapan dan saat siang setelah makan*. 
*Kopi hitam tanpa gula* akan sangat memberikan manfaat bagi tubuh, *juga baik diminum untuk penderita diabetes* Hal ini lantaran setiap cangkir kopi hitam mengandung sekitar 60 persen nutrisi, 20 persen vitamin, 10 persen kalori dan 10 persen mineral.
*Berikut ini manfaat meminum kopi tanpa gula bagi kesehatan tubuh:*
1. Kopi hitam *dapat meningkatkan *daya ingat*. 
2. Kopi hitam *membantu otak tetap aktif, secara bersamaan juga membantu mengaktifkan saraf dan mencegah dimensia dini*.
3. Kopi bisa *meningkatkan kecerdasan.* Kafein merupakan simultan psikoaktif yang bereaksi dengan tubuh dan dapat meningkatkan mood, energi dan fungsi kognitif seseorang. Ini akan *membuat pria maupun wanita menjadi semakin cerdas.*
4. Kopi akan membantu *membersihkan isi perut. Meminum kopi seringkali membuat Anda *kerap buang air kecil.*……. 
5. Mengkonsumsi kopi hitam akan *membuat racun dan bakteri dalam tubuh yang ada di perut keluar bersama urine.*
6. Membantu menurunkan berat badan. Salah satu manfaat dari kopi hitam *,adalah membantu menurunkan berat badan dengan cepat karena dapat membakar lemak*. 
7. Minuman ini juga dinilai dapat *meningkatkan metabolisme tubuh, 50 persen lebih baik daripada melakukan senam*.
8. *Mengatasi penyakit jantung*. Minum kopi hitam tanpa gula juga bermanfaat bagi jantung. Kopi mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh sehingga *menurunkan risiko penyakit kardiovaskular*.
9. Kopi sebagai antioksidan. *Satu cangkir kopi mengandung vitamin B2, B3 dan B5 serta mangan, magnesium dan kalium*.

10. *Mengurangi risiko diabetes. Kopi hitam ternyata mampu mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.*
11. *Mencegah kanker. Katakan selamat tinggal pada kanker dengan meminum kopi hitam tanpa gula*. Minuman ini mengandung *sifat antikanker yang juga membantu menurunkan risiko kanker hati*.
12. Kopi merupakan ramuan *panjang umur yang baik*.
13. Kopi yang diminum *tanpa gula akan membantu menjaga pikiran dan tubuh*.
14. Minum kopi hitam dua kali sehari *dapat mencegah penyakit Parkinson, karena kafein meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh*.
15. *Kopi yang diminum dapat meningkatkan mood sehingga menjadi obat terbaik untuk melawan depresi*.
Semoga info ini positif &amat bermanfaat….. Siiiiiip ayo ngopi.
Sumber: shering tips sehat dgn kopi.
Salam Sehat 

#bedhagkopi

Karomah kopi

​KAROMAH KOPI ABU HASAN ASY-SYADZILI
Suatu ketika Syaikh Abul Hasan mendatangi kediaman gurunya, Syaikh Abdullah Al-Masyisyi, di puncak suatu bukit untuk keperluan meminta ijazah doa untuk diwiridkan. Akan tetapi, oleh sang guru yang juga seorang wali yang keramat itu justru diperintahkan untuk menemui sahabat beliau, yang juga seorang wali yang keramat di Desa Syadzil.
Mendapat perintah itu, Syaikh Abul Hasan segera pamitan dari gurunya. Pada awalnya ia bermaksud untuk langsung pergi ke desa yang membutuhkan waktu satu bulan perjalanan kaki tersebut pada hari itu juga. Akan tetapi, karena ada perhitungan lain, akhirnya ia pergi pada keesokan harinya. Hal ini rupanya sudah diketahui oleh gurunya di Syadzil. Keesokan harinya, sampailah ia di Syadzil. Jarak satu bulan perjalanan, dengan karomahnya, ia tempuh tak lebih dari beberapa jam.
“Hai Abul Hasan, sebenarnya sudah sejak kemarin saya tunggu kamu datang,” demikian sang syaikh membuka penjelasan, “Wirid yang kamu inginkan itu cara mengamalkannya cukup berat, tetapi saya selalu sesuaikan dengan keadaan orang yang akan mengamalkannya. Kamu saya anggap cukup kuat, oleh karenanya, kamu saya buatkan syarat, amalkan wirid ini selama 40 malam berturut-turut tanpa batal wudlu. Dan kamu akan saya berikan kenang-kenangan. Namamu akan saya tambah dengan nama negeri ini menjadi ‘ Abul Hasan Asy-Syadzili ‘.”
Syaikh Abul Hasan menerima anugerah dari gurunya yang karomah itu — dalam buku sumber tulisan ini tidak disebutkan nama gurunya — dan langsung mohon diri.
Sewaktu ia mengamalkan wirid itu, ia merasa lain dari biasanya. Wirid yang diijazahkan gurunya itu ternyata sangat berat diamalkan, tidak seperti mewiridkan doa-doa yang lain. Kadang-kadang pada malam terakhir ia tak tahan ngantuk lalu tertidur, dan karenanya ia harus memulainya lagi dari malam pertama. Begitu berulang-ulang. Akhirnya ia melaksanakan salat Hajat mohon kepada Allah supaya bertemu dengan Nabi Muhammad Saw. Doanya makbul, ia didatangi Rasulullah dalam mimpi.
“Wahai Rasulullah, saya diberi wirid oleh guru saya, tetapi sampai sekarang saya belum bisa menyelesaikan cara pengamalannya. Saya mohon petunjuk,” demikian katanya di dalam mimpi kepada Baginda Nabi Saw.
“Hai Abul Hasan, ini saya bawakan biji-bijian yang banyak terdapat di tempatmu, tetapi orang-orang belum tahu kegunaannya. Biji ini jemurlah, goreng kering-kering sampai menjadi arang, kemudian tumbuklah sampai lembut, dan sesudah itu baru kau seduh dengan air mendidih. Air itulah yang kamu minum setiap malam, insya Allah kamu tidak akan mengantuk.”
Esoknya tahulah ia bahwa biji yang ditunjukkan Baginda Nabi Saw dalam mimpinya itu adalah biji kopi. Dia melaksanakan petunjuk Baginda Nabi Saw hingga akhirnya menjadi orang pertama yang tahu gunanya biji kopi, yakni supaya kuat berjaga malam demi beribadah kepada Allah. Tapi dasar orang yang memiliki karomah, setelah mengambil biji kopi banyak-banyak, ia gorenglah biji-biji itu sampai kering. Api dinyalakan di bawah lutut, dan yang menjadi tungkunya adalah kedua lutut dan perutnya itu. Tangan kanannya untuk menggoyang biji kopi supaya pembakarannya rata, sedangkan tangan kirinya menjadi kipasnya. Sekalipun biji kopinya sudah menjadi arang, ia tidak merasa panas. Dan anehnya, pakaiannya sehelai pun di antara benangnya tidak terbakar, tidak pula kotor.
Sejak saat itu ia bisa menahan wudhunya sampai 40 malam tanpa batal. Oleh karena itu, pantaslah bila kebiasaan orang-orang dahulu ketika hendak meminum kopi, mengirimkan pahala Fatihah kepada Syaikh Abul Hasan Asy-Syadzili.
Sumber : Buku “Kisah-kisah Kemunculan Khidir Membimbing Ruhani Para Waliyullah”, diterbitkan Penerbit Pustaka Pesantren Jogjakarta.
Cc; Noeryanto A. Dhipuro

Filosofi Kopi & Gula

“`Kasus 1

Jika kopi terlalu pahit

Siapa yang salah?
Gula lah yg disalahkan karena terlalu sedikit hingga “rasa” kopi pahit
Kasus 2

Jika kopi terlalu manis

Siapa yg disalahkan?
Gula lagi karena terlalu banyak hingga “Rasa” kopi manis
Kasus 3

Jika takaran kopi & gula balance

Siapa yg di puji…?
Tentu semua akan berkata…

Kopinya mantaaap
Kemana gula yg mempunyai andil

Membuat “rasa” kopi menjadi mantaaap
Mari Ikhlas seperti Gula yg larut tak terlihat tapi sangat bermakna.
Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS… bukan KOPI GULA…
Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS… bukan TEH GULA…
ORANG menyebut ROTI MANIS… bukan ROTI GULA…
ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU…. 

padahal BAHAN DASARnya GULA….

Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS…
akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut..PENYAKIT GULA 
BEGITUlah HIDUP…. Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang….

Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan…
IKHLASlah seperti GULA…

LARUTlah seperti GULA…
Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN…!!!!

Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!! 
Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT…
tapi untuk DIRASAkan…” 👍👍👍“`
“Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi tetaplah berbuat baik jangan putus asa.

Takdir biji kopi

Ada berbagai jenis kopi di Indonesia dengan varietas yang berbeda. Namun percaya atau tidak, setiap biji kopi memiliki takdir yang berbeda.

Setiap Biji Kopi Punya Takdir yang BerbedaIlustrasi (Thinkstock)

Bagi penikmat kopi, tentu tahu benar jenis kopi yang berasal dari seluruh Indonesia memiliki ciri khas rasa yang berbeda. Tak terkecuali kopi Gayo, yakni kopi yang dihasilkan dari kawasan dataran tinggi meliputi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Meski Gayo merupakan daerah penghasil kopi arabika terbesar di Asia Tenggara, tetapi kopi Gayo bukanlah satu-satunya kopi yang ada di Indonesia. Masih ada berbagai jenis kopi dari Sumatera Utara, Lampung, Toraja, dan Papua dengan varietas yang berbeda. Namun percaya atau tidak, setiap biji kopi ternyata memiliki takdir yang berbeda.

Seperti yang dijelaskan Iwan Juni, seorang pelaku industri kopi olahan yang sudah malang melintang di dalam dunia minuman berkafein asal Kabupaten Bener Meriah. Dia menjelaskan bagaimana metode Copdev meliputi Cup, Origin, Proscess, Density dan Equipment serta Varietal yang harus dilakukan seorang roast master sebelum menyangrai kopi.

Iwan Juni mengatakan itu usai melakukan praktek pada kegiatan Training Coffee Maker yang digelar DPD II KNPI Aceh Tengah di Takengon, Kamis (6/5/2016). Metode Pendekatan Copdev kata Iwan, dimulai dengan metode Cup, yakni menentukan untuk jenis seduhan apa kopi tersebut akan digunakan.

“Seduhan untuk espresso-base atau untuk manual brewing, bisa saja mensyaratkan derajat sangrai yang berbeda,” terang dia. 

Selanjutnya adalah Origin atau asal sumber kopi, setiap wilayah penghasil kopi dengan tinggi yang berbeda, akan menghasilkan kualitas yang berbeda pula.

“Misalnya saja seperti kopi dari kawasan tanah vulkanik, akan berbeda dengan dengan kopi yang berasal dari pinggiran danau,” lanjut Iwan Juni yang telah merambah pemrosesan kopi sejak 2010 lalu.

Berikutnya Process, dalam bagian ini seorang roast master haruslah mengetahui bagaimana proses perlakuan biji kopi paska panen.

“Baik atau buruknya kualitas kopi juga bergantung perlakuan paska panen,” ungkap dia.

Baik Origin dan Process, menurut Iwan Juni tidak jauh berbeda dengan Density (Kerapatan masa kopi). Ketiga pendekatan itu akan membedakan karakter kopi yang satu dengan kopi yang lain.

Berikutnya roast master perlu memahami Equipment (penyangrai). Penyangrai dengan banyak variabel yang bisa diatur dengan penyangrai yang otomatis serta penyangrai dengan sistem pendistribusian energi secara direct, indirect, atau hot air akan membuat hasil akhir sangraian berbeda.

“Pemahaman seorang roast master terhadap mekanisme kerja penyangraian sangat krusial,” kata Iwan Juni lagi. 

“Bagian terakhir dari metode pendekatan Copdev adalah Varietal atau varietas kopi, roast master haruslah memiliki database karakter masing-masing varietas, sehingga dapat mengoptimalkan kekhasan yang menjadi kelebihan varietas tertentu,” tambah dia.

Bagi Iwan Juni, dengan metode pendekatan Copdev, seorang roast master dapat meminimalisir kegagalan penyangraian yang dapat berakibat pada citra kopi yang disajikan kepada penyeruputnya.

Bicara tentang penyangraian lanjut dia, kopi tidaklah dapat berbicara, tetapi seorang roast master harus paham dan mengerti, bagaimana memperlakukan atau mengolah kopi.

“Kesimpulannya, setiap biji kopi memiliki takdir yang berbeda,” ungkap Iwan Juni. 

(Iwan Bahagia / Kompas.com)

Cara memilih biji kopi

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman saya saat hendak membeli biji kopi pada kedai kopi maupun Coffee Shop.


Sebagai penikmat kopi, mencoba berbagai jenis kopi yang ada merupakan salah satu cara menemukan kopi dengan cita rasa terbaik.


Meski sebuah rasa terbaik itu bersifat “personal”, tiada cara yang paling baik untuk menemukan rasa kopi yang pas untuk kita selain dengan mencoba semua jenis kopi yang ada.


Namun, apa jadinya jika kopi yang kita beli tidak dalam kondisi terbaik?


Jangankan dapat menikmatinya, yang ada hanyalah rasa kecewa telah membeli kopi tersebut.

Agar kamu tidak mengalaminya ketahui beberapa tips menarik yang bisa kamu lakukan pada saat membeli biji kopi.


1. Mengetahui jenis biji kopi


Kopi sudah menjadi sebuah komoditas besar di dunia yang membuat banyak sekali tersedia jenis kopi baik itu yang sudah di campur (blending coffee) maupun yang tidak.


Beberapa contohnya jenis biji kopi yang terkenal adalah arabika dan robusta. Namun itu masih memiliki banyak sekali jenis turunan dan belum lagi hasil campuran dari beberapa jenis biji kopi.


Setidaknya dengan mengetahui hal tersebut dapat membantu kamu dalam menilai rasa yang dihasilkan dari biji kopi tersebut setelah diseduh.


2. Jangan takut untuk bertanya


Setiap jenis kopi pastinya memiliki kisah dibaliknya. Dengan mengenal asal kopi tersebut seperti roasting yang digunakan maupun berbagai hal lainnya dapat menambah pengetahuan kamu.

Sebagai seorang pembeli tentu bertanya kepada pegawai atapun Barista pada sebuah kedai kopi bukanlah sebuah hal yang salah.


Bahkan jika barista itu memiliki pengetahuan yang besar kamu bisa mendapatkan informasi yang mungkin saja belum kamu ketahui.


3. Memeriksa tanggal expired date atau tanggal kadaluwarsa


Meski kopi tidak mengenal kata basi, kita tentu tidak ingin mendapatkan kopi yang tidak dalam kondisi terbaik.


Cara yang mudah untuk mengetahuinya adalah dengan melihat tanda kadaluwarsa biji kopi tersebut.

Menurut pengalaman saya kondisi biji kopi terbaik memang tidak terlalu lama dan mungkin hanya sekitar 6 bulan setelah kopi di Roasting. 


Jadi kamu jangan kaget kalau tidak sesuai ekspetasi yang kamu bayangkan.


Untuk itu saya sarankan untuk membeli biji kopi sesuai kebutuhan kamu dan jangan menimbun terlalu banyak biji kopi.


Selain itu pada beberapa kopi shop mereka hanya mencantumkan Roasting date pada kemasan yang berarti tanggal dimana kopi di sangrai atau di Roasting.


4. Memeriksa kemasan biji kopi


Meski terlihat sebuah hal yang kecil, Namun jika kemasan pada biji kopi sobek sedikit saja dapat merusak biji kopi tersebut dalam waktu singkat.


Penyebab utamanya adalah biji kopi akan ter-oksidasi oleh udara yang masuk kedalam kemasan. Untuk itu sangat penting untuk memeriksa setiap bagian dari kemasan biji kopi untuk dapat menjamin kamu mendapatkan biji kopi terbaik.


Selain itu, biji kopi dengan berbahan aluminium foilmerupakan bahan yang paling baik untuk menyimpan biji kopi sampai pada saat ini.


5. Mencium aroma biji kopi


Biji kopi memang terkenal dengan aroma yang kuat dan bahkan banyak merek parfum juga menggunakan aroma kopi dengan berbagai alasan.


Biasanya pada beberapa kemasan kopi menyediakan sebuah lubang pada kemasannya agar kita dapat mencium aroma kopi dari dalan kemasan namun dapat mencegah udara masuk kedalaman kemasan.


Kamu bisa menggunakan ini untuk mengetahui kualitas biji kopi yang ada di dalam kemasan tersebut.


Meski membutuhkan keahlian khusus untuk dapat membedakan antara kopi yang baik dan tidak saya yakin orang biasa awam pun dapat membedakannya.


Sedikit tips untuk mengetahui kualitas biji kopi lewat aroma. Kopi yang masih dalam kondisi baik biasanya memiliki aroma yang wangin dan bau kopi yang khas.


Dan jika kualitas kopi tersebut sudah menurut biasanya akan tercium aroma tengik atau tidak sedap lainnya.


Mungkin beberapa tips diatas kamu sudah mengetahuinya. Namun, untuk saat ini hanya beberapa hal tersebut yang saya bisa bagikan pada teman-teman semua.


Bagi kamu yang memiliki tips lainnya silahkan berkomentar pada kolom yang saya sediakan. 


Nantinya saya akan menambahkan pada artikel ini. Terima Kasih