Qohwah ( KOPI ) minuman para Sufi dan penemu – penyebar kopi


Imam Najmuddin Al Ghozzi berkata dalam kitab Al Kawakib Al Syairah Fi A’yan Al Miah Al A’syiroh, bahwa Orang yang pertama kali menjadikan kebiasaan minum kopi sebagai minuman berkhasiat adalah Syaikh Al Habib Abi Bakr Bin Abdullah Al Aydrus (Shohibul Rotib Qubro Al Aydrus), Beliau membuat racikan kopi dari buah pohon Bun.
Sayyidil Habib Abdurrohman bin Muhammad bin Abdurrohman bin Muhammad Al Husainy Al Hadramy dari marga Al Aydrus (1070 H-1113 H) mengatakan dalam kitabnya Iinaasush Shofwah bi Anfaasil Qohwah, Biji kopi baru ditemukan pada akhir abad VIII H di Yaman oleh penemu kopi Mukha, Al Imam Sayyidina Abul Hasan Ali Asy Syadzili bin Umar bin Ibrahim bin Abi Hudaimah Muhammad bin Abdulloh bin Al Faqih Muhammad Disa’in (nasabnya bersambung hingga kepada seorang sahabat bernama Kholid bin Asad bin Abil Ish bin Umayyah Al Akbar bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay).
Beliau adalah pengikut tharekat/Thoriqoh Syadziliyah, bukan pendirinya (karena pendiri tharekat/thoriqoh Syadziliyah, Al Imam Qutb Sayyidina Abi Hasan Al Syadzili bin Abdullah bin Abdul Jabbar Al Hasani Al Syadziliyi Ra bersambung Nasab kepada Sayyidina Rosulillahi Saw telah wafat pada tahun 828 H).
Dalam penemuan biji kopi, Imam Abul Hasan Al Syadzili mendahului Imam Abu Bakr al-Aydrus. Sehingga Imam Abul Hasan adalah penemu biji kopi, sedangkan Imam Abu Bakr Al Aydrus adalah penyebar kopi di berbagai tempat.
Syaikhul Qohwah Al Buniyyah, Ali bin Umar As Syadzili berkata:
قهوة البن ياأهل الغرام # ساعدتنى على ترك المنام وأعانتنى بعون الله على # طاعته والناس نيام

قافها قوة والهاء هدى # والواو ود والهاء هيام فلا تلوموني على شربي لها # فانها شرب لأقوام كراك
Wahai orang-orang yang asyik dalam cinta sejati denganNya, kopi membantuku mengusir kantuk.
Dengan pertolongan Allah Swt, kopi menggiatkanku taat beribadah kepadaNya di kala orang-orang sedang terlelap.
Qahwah (kopi), Qof’ adalah quut (makanan) Ha’ adalah hudaa (petunjuk)Wawu’adalah wud (cinta) dan ha’ adalah hiyam (pengusir kantuk).
Janganlah kau mencelaku karena aku minum kopi, sebab kopi adalah minuman para junjungan yang mulia.
 http://murtajikarunia.blogspot.co.id
Kopi merupakan minuman yg sangat nikmat disajikan di segala kondisi. Kopi juga memiliki cita rasa yang khas yg sangat melekat di lidah penikmatnya. Kopi juga terbukti mengandung unsur kimia yang bisa menolak rasa kantuk dan ini sangat berfaedah sekali bagi orang yg ingin bergadang atau memiliki aktifitas malam hari.
Namun taukah Anda bahwa kopi adalah minuman para sufi? Dan taukah Anda bahwa para Ulama yang berkomentar tentang kopi?
Di antara ulama yg saya temukan komentarnya dalam kajian saya seperti yg dikutip oleh Al Allamah Abdul Qodir Bin Muhammad Al Jaziry Dalam kitabnyaUmdatus Shofwah fi Hukmil Qohwah, banyak ulama yg berfatwa mengenai hukum kebolehan meminum kopi seperti Syidi Syeh Zakariya Al anshori, Syidi Syeh Abdurrohman Bin Ziyad , Syidi Syeh Zarruq Al Maliki Al Maghribi,  Syidi Syeh Abu Bakr bin Salim Attarimi, dan Syidi Syeh Abdulloh Al Haddad.
Nama2 yg telah disebut di atas merupakan tokoh tokoh besar sufi. Tidak hanya berfatwa bahkan banyak juga ulama yang telah mengarang kitab yg isinya membahas Khusus mengenai hukum kopi dan faidah Meminum kopi, diantaranya Sayyid Al Allamah Abdurrohman bin Muhammad Al Aidrus dalam Risalah Inusi as-Shofwah bi Anfusi al-Qohwah, juga Al Imam Al Faqih Syeh Bamakhromah mengarang syair tentang kopi yg Syairnya di komentari oleh banyak ulama.
Lalu dari Indonesia juga ada Al-Allamah Syeh Ikhsan Jampes Kediri dalam kitabnya Irsyadul Ikhwan fi Syurbil Qohwah wa Addukhon, juga Syeh abdul Qodir Bin Syekh dalam kitab Shofwatu As Shofwah fi Bayan hukmil Qohwah. Juga dijelaskan dalam kitab Tarikh Ibnu Toyyib mengenai keutamaan Kopi. dan banyak lagi ulama yg menjelaskan tentang kopi.
Pasti kita penasaran kenapa para ulama bahkan para sufi mengistimewakan kopi? Coba kita lihat komentar Al Imam Ibnu Hajar Al Haitami ;
ثم اعلم ايها القلب المكروب أن هذه القهوه قد جعلها اهل الصفاء مجلبة للأسرار مذهبة للأكدار وقد اختلف في حلها اولا وحاصل ما رجحه ابن حجر في شرح العباب بعد ان ذكر أنها حدثت في اول قرن العاشر . ان للوسائل حكم المقاصد ،فمهما طبخت للخير كانت منه وبالعكس فافهم الأصل
“Lalu ketahuilah duhai hati yg gelisah bahwa kopi ini telah dijadikan oleh Ahli shofwah (orang2 yg bersih hatinya) sebagai pengundang akan datangnya cahaya dan rahasia Tuhan, penghapus kesusahan. Para ulama berbeda pendapat akan kehalalannya, namun alhasil yg diunggulkan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Syarhul Ubab setelah penjelasan bahwa asal usul kopi di awal abad kesepuluh hijriyah memandang dari Qoidah ‘bagi perantara menjadi hukum tujuannya’ maka selama kopi ini dimasak untuk kebaikan maka mendapat kebaikannya begitu juga sebaliknya, maka fahami asalnya.”
Begitu juga hasil penelitian saya juga selama di Yaman Khususnya yang saya lihat sendiri di daerah Mukalla, Tarim, Sihr dan Seiyun ketika saya menghadiri majelis2 Ilmu, ba’da tarawih ataupun Majlis Sholawat dan Hadroh saya mendapati semuanya menghidangkan kopi sambil membaca Qosidah. Memang jelas sekali bahwa Ulama Sufi ketika menikmati kopi tiada lain adalah agar supaya bisa menolak rasa ngantuk jika akan beribadah dan menjadikan tubuh bersemangat untuk berdzikir kepada Allah SWT.
Dalam Diwan Syekh Bamakhromah beliau berkata ; “Dalam gelas kerinduan itu membuat orang yg meminumnya berada dalam tingkatan para perindu dan memakaikannya pakaian ahli pecinta dalam kedekatan kepada Allah. Bahkan jika seandainya diminum oleh seorang Yahudi maka niscaya hatinya akan mendapatkan tarikan hidayah dan inayah Tuhan.”
Dan Al Habib Abdurrohman Shofi Assegaf mengatakan; “…bahwa kopi yang disiapkan oleh para Sufi ini Esensinya untuk menarik Hati kepada Allah SWT maka pahamilah isyarah dan bedakan antara setiap argumentasi” . Imam Ahmad Assubki juga berkata ;
قال احمد بن علي السبكى  ; واما منافعها يعني القهوه تقريبا … فالنشاط للعبادة  والأشغال المهمة وهضم الطعام وتحليل الرياح والقولنج والبلغم كثيرا
“Kopi manfaatnya yaitu kira2 untuk membuat semangat ibadah dan pekerjaan penting juga menghancurkan makanan, agar tidak masuk angin dan menghilangkan dahak yg banyak.”
Ada juga yg menganggap kopi (qohwah) mirip dengan nama khomer, maka ulama memberikan jawaban dalam kitab inasus Shofwah sebagai berikut ; “Penamaan qohwah bagi sebagian orang dianggap menyerupai nama khomer, tentu tuduhan ini tidak mendasar karena tidak harus kesamaan nama juga menunjukkan sama maknanya,  bahkan para sholihin dan shadat membuktikan bahwa kopi digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.”
Dalam Tarikh Ibnu Toyyib dikatakan:
يا قهوة تذهب هم الفتى # انت لحاوى العلم نعم المراد

شراب اهل الله فيه  الشفا # لطالب الحكمة بين العباد

حرمها الله على جاهل # يقول بحرمتها بالعناد
“Kopi adalah penghilang kesusahan pemuda, senikmat-nikmatnya keinginan bagi engkau yang sedang mencari ilmu. Kopi adalah minuman orang yg dekat pada Allah didalamnya ada kesembuhan bagi pencari hikmah diantara manusia. Kopi diharamkan bagi orang bodoh dan mengatakan keharamannyadengan keras kepala.”
Kesimpulannya, kopi merupakan minuman para sufi yang digunakan untuk taqarrub, mendektkan diri kepada Allah SWTyang mana memiliki banyak faidah baik secara rohani ataupun medis.
Moh Nasirul Haq, Mahasiswa Imam Shafie College Mukalla Yaman
Source : nu.or.id

Kopi single origin

Kopi single origin adalah salah satu jenis kopi yang saat ini digandrungi oleh para pecinta kopi karena rasanya yang kaya dan murni. Kopi single origin juga bukan istilah baru lagi di industri kopi tetapi tidak semua penggemar kopi mengenal istilah ini.

Walau pada dasarnya memiliki berbagai macam jenis single origin dengan penyeduhan manual brew dan memiliki warna yang sama padahal rasanya berbeda-beda. Sederhananya, kopi single origin adalah kopi murni yang menjelaskan darimana pertama kali kopi itu berasal. Kebalikan dari kopi single origin adalah kopi blend, yang memiliki banyak sekali penggemar. Salah satu contoh kopi blend adalah bila seseorang tidak terlalu suka pada rasa yang terlalu bitter namun juga tak terlalu suka pada rasa terlau fruity dan ringan maka kopi blend yang dicampurkan adalah kopi Gayo dan kopi Java.

Single origin tidak dapat dicampurkan dengan jenis minuman lain bagaimanapun caranya.

Single origin bisa berarti wilayah darimana kopi itu berasal

Bila kita bicara mengenai dunia kopi maka akan sangat luas sekali. Kita persempit saja membahas single origin dari negara kita sendiri yaitu Indonesia. Single origin adalah kopi yang menyatakan varietas, dari mana dia berasal, dan spesifik mengenai di mana dia tumbuh. Contoh paling mudah untuk single origin adalah Kopi Sidikalang, kopi Gayo, kopi Mandheling, kopi Wamena dan masih banyak lagi.

Begitu juga dengan negara-negara penghasil kopi lainnya. Bila di Indonesia pada umumnya adalah varietas Arabica, di Amerika Latin adalah Cattura, di Afrika adalah Bourbon. Kopi single origin juga bisa menyempitkan area penanaman atau daerah areal pertanian tersebut. Contohnya saja kopi Costa Rica yang terkenal dengan single origin Las Lajas Perla Negra. Satu lagi, kopi-kopi yang berasal dari pertanian di Amerika Latin biasanya datang dari pertanian besar maka biasanya lagi mereka akan menyebut kopi tersebut dengan nama pertaniannya.

Walaupun kopi-kopi juga datang dari daerah yang berbeda seperti kopi yang datang dari Ethiopia, Kenya dan negara-negara afrika lainnya namun dikumpulkan dalam satu washing station atau tempat yang sama, maka hal tersebut bisa juga disebut sebagai single origin.

Single origin juga bisa berarti sebuah varietas, jenis atau mutasi tertentu

Tak hanya menyebutkan wilayah mana dia berasal, single origin juga bisa menyebutkan varietas, atau jenis bahkan bisa juga mutasi. Misalnya, kopi geisha dari Panama adalah varietas yang banyak dikembangkan di beberapa perkebunan kopi besar di Amerika Latin. Namun ternyata, varietas ini dianggap kurang cukup maka dikembangkanlah varietas baru yang dinamakan Eugenioides. Maka kopi jenis baru ini bisa disebut sebagai single origin.

Sedangkan untuk contoh mutasi dari kopi kita bisa ambil kasus dari kopi peaberry. Peaberry adalah mutasi alami tanpa buatan atau rekayasa yang dibuat oleh petani kopi dengan tidak memandang varietas kopi apa yang akan mengalami mutasi ini. Kopi peaberry adalah biji kopi tunggal, memiliki rasa yang intens dan katanya mudah disangrai. Namun masalahnya, peaberry tidak bisa ditentukan akan ada di pohon mana dan seberapa banyak kopi ini akan terkumpul. Biasanya, petani akan mengumpulkan peaberry pada saat proses pengumpulan dan pemilahan kopi. Jadi, bisa saja peaberry berasal dari kopi Sidikalang yang bermutasi, atau kopi Java atau kopi-kopi lainnya.

Kenapa dinamakan single origin?

Singkat saja jawabannya, karena ia mewakili kenikmatan kopi apa adanya itu saat dicicipi. Kopi single originlah yang harus menjadi pilihan anda bila ingin mengecap karakter-karakter unik dari berbagai jenis kopi tersebut.

Single origin diproduksi dengan standar tertentu, bila peminat dari kopi jenis ini semakin banyak maka petani kopi juga akan terikut imbasnya. Mereka akan lebih bersemangat dalam memperhatikan kualitas dari kopi milik mereka.

Berbagi kesehatan

_Prof Achmad Subagio :_

1. Ketua Lembaga Penelitian ( Lemlit ) Universitas Jember, Jawa Timur

2. Pakar pertanian dan juga pakar pengolahan pangan Lulusan Jepang.

3. Penemu tepung Modified Cassava Flour (MOCAF)

 

Berikut pernyataan beliau:

Kopi instan yang dikemas dan mengandung krimer bisa menimbulkan efek negative dalam tubuh.

Kandungan krimer nabati jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan Hipertensi dan penyumbatan pembuluh darah.

Karena Krimer nabati tidak dapat dicerna sempurna oleh tubuh.
Peraga’an percobaan kecil dengan tiga buah lilin menyala, yg ditaburi krimer nabati di atasnya nyalanya semakin membesar, bukannya mati.

Ini karena krimer nabati bersifat eksplosif, mudah meledak atau eksplosif tinggi.

Jadi banyak mengonsumsi  kopi krimer, sama halnya dengan memasukkan kolesterol kering dalam tubuh, karena susah dicerna oleh tubuh.

*Boleh mengkonsumsi kopi instan, namun jangan banyak-banyak*

Lalu bagaimana dengan white coffee?
_White coffee,_ sebenarnya “bukan jenis kopi putih, warna putih” itu didapatkan dari estrak gula atau minyak nabati yang diekstraksi.

Proses ekstraksi bahan tersebut menggunakan *bahan kimia.*
Proses pembuatannya juga tidak memenuhi standar kesehatan, kopi disangrai dengan suhu kecil, sehingga kandungan kafein dan asam tidak turun.

Hal itu dilakukan, agar warna bubuk yang dihasilkan tidak terlalu hitam, hal ini tidak bagus untuk kesehatan, karena bisa menyebabkan kanker.
*MINUM KOPI YG TEPAT*

Mengkonsumsi kopi hendaknya secukupnya saja dan tidak berlebihan. 

Disarankan dikonsumsi *tanpa gula dua kali sehari,* secangkir di pagi hari setelah sarapan dan secangkir sore hari setelah makan. 
Kopi hitam tanpa gula memberikan manfaat bagi tubuh, terutama penderita diabetes, karena kopi hitam mengandung ;

-60 persen nutrisi.

-20 persen vitamin

-10 persen kalori

-10 persen mineral.

 

Berikut ini manfaat meminum kopi tanpa gula bagi kesehatan tubuh:

-Meningkatkan daya ingat.

-Membantu otak tetap aktif juga membantu mengaktifkan saraf utk mencegah dimensia dini.

-Meningkatkan kecerdasan, kafein merupakan simultan psikoaktif yang bereaksi dengan tubuh dan dapat meningkatkan mood, energi dan fungsi kognitif seseorang.

-Membantu membersihkan “isi perut”, jadi akan kerap buang air kecil.

-Membuat racun dan bakteri dalam tubuh yang ada di perut

Legenda Kopi Tubruk 

​Kopi Tubruk: Yang Tradisional yang Mendunia 1 Kopi Indonesia saat ini jika dilihat dari hasil produksinya menempati peringkat ketiga terbesar di dunia. Dan ini merupakan prestasi yang membanggakan karena kopi Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi dunia. Bagi Indonesia,kopi memiliki sejarah yang panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi. Indonesia dengan dengan letak geografisnya yang sangatlah cocok bagi tanaman kopi sehingga mempermudah penanaman kopi itu sendiri.LetakIndonesia juga sangat ideal bagi untuk pertumbuhan dan produksi kopi sehingga kopi berkembang pesat di wilayah ini. Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanama kopi.Kata kopi sendiri berasal dari bahasa arab yaitu qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini. Kopi mulai terkenal di Indonesia sejak tahun 1696 ketika Walikota Amsterdam, Nicholas Witsen memerintahkan komandan pasukan Belanda di Pantai Malabar, Adrian Van Ommen, untuk membawa biji kopi ke Batavia. Kopi arabika pertama-tama ditanam dan dikembangkan di sebuah tempat di timur Jatinegara, yang menggunakan tanah pertikelir Kedaung yang kini lebih dikenal dengan Pondok Kopi. Beberapa waktu kemudian kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten dan Priangan, hingga kemudian menyebar ke daerah lain, seperti di Sumatera, Sulawesi, Bali dan Timor. Tak lama setelah itu, kopi menjadi komoditi dagang yang sangat diandalkan VOC (Verenigde Oost-Indische Compagnie/Persekutuan Dagang Hindia Timur) yang merupakan perwakilan kongsi dagang Pemerintah Belanda. Ekspor kopi pertama dilakukan tahun 1711 oleh VOC, dan dalam tempo 10 tahun ekspor meningkat sampai 60 ton/tahun. Untuk mendukung produksi kopi, VOC membuat perjanjian dengan penguasa setempatyang berisi para pribumi diwajibkan menanam kopi yang harus diserahkan ke VOC. Perjanjian ini disebut Koffiestelsel (sistem kopi). Berkat sistem ini pula biji kopi berkualitas tinggi dari tanah Jawa bisa membanjiri Eropa. Jenis kopi yang ditanam di Indonesia adalah kopi liberika, kopi ekselsa, kopi arabika, dan kopi robusta. Kopi Liberika atau Coffea liberica masih dapat ditemui di pulau Jawa, walau jarang ditanam sebagai bahan produksi komersial. Kopi Liberika adalah jenis kopi yang berasal dari Liberia Kopi ini dapat tumbuh setinggi 9 meter dari tanah. Di abad-19, jenis kopi ini didatangkan ke Indonesia untuk menggantikan kopi arabika yang terserang oleh hama penyakit. Kopi ekselsa atau Coffea dewevrei memang tidak terlalu banyak dibudidayakan di tanah Indonesia dan masih diselidiki jenis varietasnya.  Kopi ekselsa merupakan jenis kopi yang tidak begitu peka terhadap penyakit dan dapat ditanam di dataran rendah dan lembap.  Kopi ekselsa juga dapat ditanam di atas lahan gambut. Sejarah kopi ekselsa ditemukan secara historis di daerah Afrika Barat tahun 1905 kemudian menyebar ke daerah melayu. Kopi ekselsa mempunyai cita rasa dan aroma yang dikategorikan kuat dan dominan pahit.Kopi arabika atau Coffea arabica memiliki juga banyak varietas, bergantung dari negara, iklim, dan tanah tempat kopi itu ditanam. Sebagian besar kopi arabika merupakan tanaman semak rimbun dengan daun oval berwarna hijau gelap. Buahnya berbentuk oval dan masak dalam waktu 7 sampai 9 bulan mereka. Kopi yang berasal dari Brasil dan Ethiopia ini menguasai 70 persen pasar kopi dunia. Kopi ini memiliki aroma yang wangi, mirip percampuran bunga dan buah. Hidupnya di daerah yang sejuk dan dingin. Sementara, kopi robusta atau Coffea canephora kalah pamor ketimbang kopi arabika. Istilahrobusta sebenarnya merupakan sebutan untuk varietas yang ditanam secara luas dari spesies ini. Spesies ini merupakan tanaman yang berupa semak belukar secara keseluruhan atau pohon kecil yang tumbuh sampai 10 meter tingginya, tetapi memiliki sistem perakaran yang dangkal. Buahnya berbentuk bulat dan membutuhkan 11 bulan untuk menjadi matang. Benih (biji kopi) berbentuk oval dan lebih kecil dibandingkan kopi arabika. Kopi robusta tumbuh di Afrika Barat dan Tengah, sepanjang Asia Tenggara dan juga di Brazil. Kopi ini hanya menguasai 30 persen pasar dunia. Kopi robusta memiliki rasa mirip cokelat dengan aroma yang khas. Kopi robusta juga mempunyai tekstur yang lebih kasar dengan warna bervariasi sesuai dengan pengolahannya. Adapun varietas kopi liberika yang pernah didatangkan ke Indonesia antara lain adalah Ardoniana dan Durvei. Varietas kopi jenis ekselsa sudah ditanam masyarakat di Kabupaten Tanjung JabungBarat, Jambi sejak 50 tahun yang lalu. Varietas kopi arabika diIndonesia antara lain adalah Kopi Bali, Kopi Jawa, Kopi Sumatera, dan Kopi Wamena. Terakhir, varietas kopi robusta antara lain adalah kopi luwak dan Kopi Lampung. Kopi Bali menggunakan biji kualitas tinggi, dibudidayakan di Dataran Tinggi Bali, di tanah vulkanik dan iklim yang sejuk, tipe lingkungan yang memang sangat cocok untuk tumbuhnya tanaman kopi. Wilayah terbesar untuk produksi kopinya adalah Kintamani dan lereng di dekat Danau Batur. Selain Kopi Bali, variasi kopi arabika adalah Kopi Jawa. Produksi Kopi Jawa berpusat di dataran Ijen, di ujung wilayah timur Jawa, di ketinggian lebih dari 1.400 meter. Kopinya tumbuh pada perkebunan luas yang dibangun oleh Belanda pada abad ke-18. Berikutnya adalah Kopi Sumatera. Area produksi Kopi Sumatera adalah Lintongnihuta, Sidikilang, dan pegunungan di sekitar Takegon, Aceh. Jenis kopi arabika yang terakhir adalah Kopi Wamena.Kopi Wamena tumbuh di lembah Baliem pegunungan Jayawijaya Wamena tanpa menggunakan pupuk kimia. Varietas kopi robusta yaitu Kopi Lampung dijuluki salah satu kopi yang paling enak di Indonesia karena harum dan rasanya yang energik. Selain Kopi Lampung,kopi luwak merupakan varietas lain dari kopi robusta. Kopi luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak.Kopi luwak merupakan jenis kopi robusta yang sudah mendunia dan termasuk kopi termahal di dunia.Jenis variasikopi yang unik adalah kopi lanang. Sebutan dari kopi ini berasal dari biji kopi yang utuh tak berbelah yang memiliki kandungan kafein cukup tinggi.Selain itu, saat ini tren kopi di Indonesia adalah white coffee atau kopi putih. White coffee dibuat dari biji kopi yang digongseng tidak sampai matang, sehingga akan menghasilkan biji kopi yang berwarna lebih terang dan aroma berbeda daripada biji kopi umumnya yang digongseng sampai matang menghasilkan biji kopi berwarna coklat gelap. Selain jenisnya, teknik penyajian kopi juga memiliki variasi-variasi tertentu. Teknik penyajian kopi tersebut antara lain espresso (kopi hitam yang disajikan dengan gelas kecil), machiato (kopi yang disajikan dengan gelas ukuran sedang dan dicampur dengan sedikit susu), caffe latte (kopi susu yang disajikan panas dan biasanya tidak memakai busa), cappucino (espresso yang disajikan dengan gelas besar dan disertai dengan busa), dan mocha (perpaduan antara cappucino dan ditambah sirup cokelat).Kelima contoh diatas dapat dikatakan sebagai teknik penyajian kopi modern dikarenakan menggunakan coffee maker (mesin pembuat kopi) dalam proses penyajiannya. Selain teknik penyajian kopi modern terdapat pula teknik penyajian kopi tradisional. Teknik penyajian kopi yang paling tradisionaladalah merebus dan menyiram air panas ke dalam gelas yang telah berisi bubuk biji kopi. Teknik penyajian kopi tradisional lainnya adalah memasukkan air ke dalam gelas yang sudah berisi bubuk biji kopi tanpa membuangampasnya. Dan inilah yang dinamakan dengan teknik penyajian kopidengan istilahkopi tubruk. Kata tubruk berasal dari bahasa Jawa yang artinya “bertabrakan”. Di dalam secangkir kopi tubruk, kopi bubuk, gula pasir, dan air panas memang saling bertabrakan. Selain itu, tubrukberarti hantam. Hal itu dikarenakan dalam pembuatan kopi ini dilakukan dengan cara menghantam dengan menggunakan alu dan lesung atau lebih populer dengan istilah ditumbuk. Kopi tubruk telah dikenal sejak lama sudah tertanam pada masyarakat Indonesia sejak 400 tahun lalu. Dikarenakan telah lama hidup di Indonesia, kopi tubruk telah menjadiidentitas Indonesia.Melalui kopi tubruk itu pula,kita bisa melacak bagaimana orang-orang di Indonesia merayakan tradisi minum kopi.Selain itu,kopi tubrukmenjadi salah satu momentum sejarah kopi di Indonesia. Sampai saat ini pun, kopi tubruk masihpopuler di Pulau Jawa dan Bali. Sesuai dengan teksturnya, kopi tubruk ini dibagi menjadi dua yaitu kopi tubruk halus, dan kopi tubruk kasar. Kopi tersebut dibuat setelah adanya permintaan agar kopi tubruk ini dibedakan menurut teksturnya agar para peminat kopi tubruk memiliki pilihan rasa dan aroma. Dan dari hasilnya,kopi tubruk halus lebih menonjol pada rasa, dan aroma pada kopi tubrukhalus lebih cepat menghilang. Untuk mendapatkan rasa lain dari kopi tubruklainnya dapat divariasikan dengan menambahkan susu kental manis. Selain itu pula kopi tubruk bisa dinikmati dengan gula sebagai pemanis ataupun dipadankan dengan bahan lainnya, seperti cokelat, kayu manis, cabai, atau bahan-bahan makanan lain yang disesuaikan dengan selera bahkan bisa dicampur dengan jus alpukat. Cara lain menikmati kopi tubruk adalah dengan istilah kertoep. Kertoepadalah kopi tubruk yang diminum dengan gula aren. Sebelum menyeruput dari cangkir yang terbuat dari kaleng, kita harus mengunyah terlebih dahulu gula aren. Gula ini dipotong kecil-kecil seukuran dadu. Meskipun kopi tubruk merupakan teknik penyeduhan kopi yang tradisional namun diperlukan hal-hal penting untuk mendapatkan kopi tubruk tepat.Ada hal utama yang harus diperhatikan, yaitu pada penggunaan air panas. Air yang dipakai haruslah benar-benar panas. Kalau tidak, ampas kopi biasanya akan mengambang di permukaan airnya. Takaran bubuk kopi dalam satu cangkir adalah 12 gram atau sekitar dua sendok teh. Cara menyajikan kopi yang tradisional ini yang menjadi daya tarik yang tidak dimiliki kopi dari negara lain. Kopi tubruk memiliki aroma dan cita rasa khas yang membuat peminumnya merasakan sensasi tersendiri.Kopi tubruk pun menjadi salah satu penyajian kopi favorit di antara kopi-kopi lain di dunia. Salah satu hal yang membuat kopi tubruk sebagai minuman yang paling favorit dan dinikmati di seluruh dunia adalah bahwa kopi tubruk bisa disajikan dengan berbagai cara. Selain itu, kopi tubruk mampu memberikan rasa dan aroma asli kopi tanpa harus merasakan rasa pahit kopi. Oleh karena itu, kebanyakan jenis kopi bubuk yang digunakan dalam kopi tubruk adalah jenis kopi yang beraroma kuat, seperti kopi luwak. Selain itu, cara penyajiannya yang gampang dan cepat membuat penikmat kopi tidak harus mengunjungi kafe atau kedai kopi untuk bisa menikmati kopi tubruk ini. Pada saat hujan turun atau butuh energitambahan untuk lembur kerja, misalnya, penikmat kopi bisa membuat kopi tubruk buatan mereka sendiri. Dunia yang semakin lama semakin terbuka menyebabkan setiap orang bebas pergi kemanapununtuk bekerja, berlibur, ataupun bersekolah. Kopi pun mengikuti alur kehidupan tersebut. Sekarang ini budaya menyajikan kopi pun ikut bermigrasi. Berbeda dengan dahulu yang hanya biji kopi yang berpindah tempat. Di kota-kota besar di Indonesia dengan mudah menemukan espresso yang tersohor itu walaupun espresso merupakan cara penyajian kopi dari Italia. Begitu pula sebaliknya, kopi tubruk pun dinikmati dimana pun di dunia. Orang Amerika bisa menikmati kopi tubruk dengan sensasi tersendiri. Proses pembuatan kopi tubruktanpa melalui proses mesin dantanpa campuran gula atau susu, kopi tubruk justru menjadi pilihan kopi yang paling sehat. Tradisi cuppingatau ilmu mencicipi kopi yang dipraktikkan secara internasional masih menggunakan kopi tubruk untuk metode penilaiannya. Seorang pencicip cita rasa kopi berlisensi global memiliki prasyarat lulus yaitu harus mengikuti kelas cupping yang penyeduhannya menggunakan cara kopi tubruk. Menurut para ahli, cara menyeduh kopi tubruk menghasilkan rasa kopi yang kompleks, cocok untuk menguji cita rasa dan ampuh melatih sensor indra seseorang. Kopi tubruk yang sederhana menjadi metode terbaik untuk menilai dan menikmati kopi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kopi tubruk telah mendunia meskipun dilihat dari caranya yang masih tradisional.Seiring perkembangan zaman, kopi tubruk diharapkan menjadi salah satu ikon Indonesia di mata dunia layaknya seperti batik ataupun komodo.