{"id":9,"date":"2016-12-28T18:27:19","date_gmt":"2016-12-28T11:27:19","guid":{"rendered":"http:\/\/kopi.u2.nu\/?p=9"},"modified":"2016-12-28T18:27:19","modified_gmt":"2016-12-28T11:27:19","slug":"berbagi-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/2016\/12\/28\/berbagi-kesehatan\/","title":{"rendered":"Berbagi kesehatan"},"content":{"rendered":"<p>_Prof Achmad Subagio :_<\/p>\n<p>1. Ketua Lembaga Penelitian ( Lemlit ) Universitas Jember, Jawa Timur<\/p>\n<p>2. Pakar pertanian dan juga pakar pengolahan pangan Lulusan Jepang.<\/p>\n<p>3. Penemu tepung Modified Cassava Flour (MOCAF)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berikut pernyataan beliau:<\/p>\n<p>Kopi instan yang dikemas dan mengandung krimer bisa menimbulkan efek negative dalam tubuh.<\/p>\n<p>Kandungan krimer nabati jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan Hipertensi dan penyumbatan pembuluh darah.<\/p>\n<p>Karena Krimer nabati tidak dapat dicerna sempurna oleh tubuh.<br \/>\nPeraga\u2019an percobaan kecil dengan tiga buah lilin menyala, yg ditaburi krimer nabati di atasnya nyalanya semakin membesar, bukannya mati.<\/p>\n<p>Ini karena krimer nabati bersifat eksplosif, mudah meledak atau eksplosif tinggi.<\/p>\n<p>Jadi banyak mengonsumsi &nbsp;kopi krimer, sama halnya dengan memasukkan kolesterol kering dalam tubuh, karena susah dicerna oleh tubuh.<\/p>\n<p>*Boleh mengkonsumsi kopi instan, namun jangan banyak-banyak*<\/p>\n<p>Lalu bagaimana dengan white coffee?<br \/>\n_White coffee,_ sebenarnya &#8220;bukan jenis kopi putih, warna putih&#8221; itu didapatkan dari estrak gula atau minyak nabati yang diekstraksi.<\/p>\n<p>Proses ekstraksi bahan tersebut menggunakan *bahan kimia.*<br \/>\nProses pembuatannya juga tidak memenuhi standar kesehatan, kopi disangrai dengan suhu kecil, sehingga kandungan kafein dan asam tidak turun.<\/p>\n<p>Hal itu dilakukan, agar warna bubuk yang dihasilkan tidak terlalu hitam, hal ini tidak bagus untuk kesehatan, karena bisa menyebabkan kanker.<br \/>\n*MINUM KOPI YG TEPAT*<\/p>\n<p>Mengkonsumsi kopi hendaknya secukupnya saja dan tidak berlebihan.&nbsp;<\/p>\n<p>Disarankan dikonsumsi *tanpa gula dua kali sehari,* secangkir di pagi hari setelah sarapan dan secangkir sore hari setelah makan.&nbsp;<br \/>\nKopi hitam tanpa gula memberikan manfaat bagi tubuh, terutama penderita diabetes, karena kopi hitam mengandung ;<\/p>\n<p>-60 persen nutrisi.<\/p>\n<p>-20 persen vitamin<\/p>\n<p>-10 persen kalori<\/p>\n<p>-10 persen mineral.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berikut ini manfaat meminum kopi tanpa gula bagi kesehatan tubuh:<\/p>\n<p>-Meningkatkan daya ingat.<\/p>\n<p>-Membantu otak tetap aktif juga membantu mengaktifkan saraf utk mencegah dimensia dini.<\/p>\n<p>-Meningkatkan kecerdasan, kafein merupakan simultan psikoaktif yang bereaksi dengan tubuh dan dapat meningkatkan mood, energi dan fungsi kognitif seseorang.<\/p>\n<p>-Membantu membersihkan &#8220;isi perut&#8221;, jadi akan kerap buang air kecil.<\/p>\n<p>-Membuat racun dan bakteri dalam tubuh yang ada di perut<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>_Prof Achmad Subagio :_ 1. Ketua Lembaga Penelitian ( Lemlit ) Universitas Jember, Jawa Timur 2. Pakar pertanian dan juga pakar pengolahan pangan Lulusan Jepang. 3. Penemu tepung Modified Cassava Flour (MOCAF) &nbsp; Berikut pernyataan beliau: Kopi instan yang dikemas dan mengandung krimer bisa menimbulkan efek negative dalam tubuh. Kandungan krimer nabati jika dikonsumsi berlebihan &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/2016\/12\/28\/berbagi-kesehatan\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Berbagi kesehatan&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9\/revisions\/10"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}