{"id":253,"date":"2018-08-17T10:19:18","date_gmt":"2018-08-17T03:19:18","guid":{"rendered":"http:\/\/kopi.u2.nu\/?p=253"},"modified":"2018-08-17T10:19:18","modified_gmt":"2018-08-17T03:19:18","slug":"permasalahan-tanaman-kopi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/2018\/08\/17\/permasalahan-tanaman-kopi\/","title":{"rendered":"Permasalahan tanaman kopi"},"content":{"rendered":"<p>Berbicara soal kopi, banyak sekali permasalahan yang dapat berakibat rontoknya bunga kopi. Secara umum, penyebab dari kerontokan bunga atau buah diantaranya adalah :<br \/>\n1. Kekurangan unsur hara<br \/>\nFaktor dominan penyebab kerontokan bunga adalah kekurangan nutrisi pembungaan. Sehingga bunga mudah rontok.<br \/>\nHal ini bisa diakali dengan Suplemen organic tanaman untuk menguatkan unsur haranya. Jangan lupa lubang untuk penanaman kopi harus diberi pupuk kompos yang cukup sehingga tanaman dapat menyerap unsur hara tambahan. ada juga dalam petani jawa dengan di \u201cgombrang\u201d atau di bersihkan area penanaman agar gulma tidak merebut unsur hara dalam tanah<\/p>\n<p>2. Kekurangan atau kelebihan air<br \/>\nAir sangat diperlukan oleh tanaman, baik pada fase vegetatif maupun generatif. Kekurangan air dapat bermasalah dan kelebihan air juga bermasalah. Tanah yang tandus tidak akan cocok untuk penanaman kopi sebab kopi membutuhkan cukup air. Dan bunga kopi bisa tumbuh juga membutuhkan air. Namun kelebihan air bisa menjadi masalah. Misal hujan tinggi akan mengakibatkan tanaman rontok.<\/p>\n<p>3. Cekaman lingkungan (air, suhu, cahaya)<br \/>\nCekaman (stress) lingkungan akan mengganggu pembungaan dan pembuahaan. Tanaman yang stress akan akan terganggu kondisi hormonalnya, hormon dalam tanaman tidak seimbang yang mengakibatkan bunga atau buah rontok. Tanaman kopi arabika bisa stress apabila terlalu tinggi nya pencahayaan. Sehingga dibeberapa perkebunan diselingi dengan pohon kalbi at ohon yang menjulang tinggi<\/p>\n<p>4. Hama dan penyakit<br \/>\nAdanya hama dan penyakit juga menjadi penyebab bunga rontok. Serangan thrips atau aphids saat berbunga akan membuat rontok. Diperlukannya obat tanaman\/ pestisida baik alami atau buatan untuk mengurangi penyakit<\/p>\n<p>5. Penyerbukan<br \/>\nBunga akan menjadi buah jika terjadi penyerbukan. Gagalnya penyerbukan otomatis akan menyebabkan gagalnya pembuahan. Sehingga PERAWATAN MAKSIMAL menjadi salah satu kunci sukses untuk menghasilkan bunga dan buah yang lebat.<br \/>\nsemoga bermanfaat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berbicara soal kopi, banyak sekali permasalahan yang dapat berakibat rontoknya bunga kopi. Secara umum, penyebab dari kerontokan bunga atau buah diantaranya adalah : 1. Kekurangan unsur hara Faktor dominan penyebab kerontokan bunga adalah kekurangan nutrisi pembungaan. Sehingga bunga mudah rontok. Hal ini bisa diakali dengan Suplemen organic tanaman untuk menguatkan unsur haranya. Jangan lupa lubang &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/2018\/08\/17\/permasalahan-tanaman-kopi\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Permasalahan tanaman kopi&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-253","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=253"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":254,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253\/revisions\/254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kopi.u2.nu\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}